CFD adalah singkatan dari Contract for Difference, yaitu kontrak derivatif yang mengikuti perubahan harga suatu pasar tanpa memindahkan kepemilikan aset dasarnya. Trader membuka posisi buy atau sell melalui penyedia CFD, lalu hasil posisi dihitung dari selisih harga pembukaan dan penutupan setelah disesuaikan dengan volume dan seluruh biaya.
Mekanismenya terlihat sederhana, tetapi risikonya tidak hanya ditentukan oleh arah harga. Trader perlu memahami aset dasar, jenis produk, ukuran kontrak, nilai nosional, margin, entitas penyedia, ketentuan eksekusi, serta regulator atau yurisdiksi yang berlaku. Margin yang terlihat kecil dapat mengendalikan eksposur pasar yang jauh lebih besar.
Panduan ini membahas cara kerja CFD, posisi long dan short, lot, contract size, leverage, margin call, stop-out, biaya, risiko penyedia, dan langkah pemeriksaan yang relevan bagi pengguna Indonesia. Artikel ini bersifat edukatif, bukan saran investasi atau pendapat hukum.
Jawaban singkat
Trading CFD berarti memperdagangkan perubahan harga melalui kontrak dengan penyedia. Trader tidak menjadi pemilik saham, indeks, emas, minyak, aset kripto, atau mata uang yang menjadi referensi kontrak. Leverage memperbesar potensi profit sekaligus kerugian, sedangkan hasil bersih juga dipengaruhi spread, komisi, swap, dan kualitas eksekusi.
Apa Itu CFD?
CFD merupakan kependekan dari Contract for Difference. Dalam kontrak ini, nasabah dan penyedia memperhitungkan selisih antara harga saat posisi dibuka dan harga saat posisi ditutup. CFD dapat mengikuti pasangan mata uang, saham perusahaan, indeks saham, komoditas, logam mulia, atau aset digital, bergantung pada produk, entitas, dan yurisdiksi.
Kata “contract” perlu diperhatikan. Nasabah terikat pada perjanjian, kebijakan eksekusi, aturan margin, spesifikasi simbol, dan entitas hukum penyedia. Harga aset dasar menjadi referensi, tetapi aset tersebut tidak berpindah kepada trader. AAPL CFD bukan saham Apple, XAUUSD CFD bukan emas batangan, dan BTCUSD CFD bukan Bitcoin yang tersimpan di wallet.
Empat Pertanyaan Sebelum Trading CFD

Pengguna sebaiknya tidak langsung membandingkan spread atau bonus. Mulailah dengan empat pertanyaan berikut karena klasifikasi produk dan pengawasan di Indonesia dapat berbeda menurut aset dasar dan struktur penyedia.
| Lapisan | Pertanyaan | Contoh |
|---|---|---|
| Underlying | Harga pasar apa yang menjadi referensi? | Saham AAPL, indeks US500, EUR/USD, XAU/USD, WTI, atau BTC/USD |
| Produk | Instrumen hukum dan ekonomi apa yang diperdagangkan? | CFD, futures, saham asli, ETF, atau derivatif lain |
| Penyedia | Perusahaan mana yang menjadi lawan kontrak atau perantara? | Entitas hukum broker yang tercantum di perjanjian nasabah |
| Konteks regulasi | Otoritas dan yurisdiksi apa yang berlaku? | OJK, Bank Indonesia, Bappebti, atau regulator asing sesuai kasusnya |
Nama brand saja belum cukup. Satu grup dapat menggunakan beberapa entitas hukum untuk wilayah berbeda. Dua produk juga dapat menampilkan harga saham yang sama, tetapi hak kepemilikan, settlement, biaya, dan perlindungan nasabahnya berbeda.
CFD Bukan Aset Dasarnya
| Contoh CFD | Harga referensi | Yang tidak diperoleh trader |
|---|---|---|
| AAPL CFD | Harga saham Apple | Saham Apple, hak suara, atau status pemegang saham |
| US500 CFD | Indeks saham AS | Kepemilikan seluruh perusahaan dalam indeks |
| XAU/USD CFD | Harga emas dalam dolar AS | Emas fisik atau hak atas emas yang disimpan |
| WTI CFD | Benchmark minyak mentah | Barel minyak atau hak pengiriman fisik |
| BTC/USD CFD | Harga Bitcoin | Bitcoin, private key, atau custody wallet |
| EUR/USD CFD | Pergerakan pasangan mata uang | Deposito bank biasa dalam EUR dan USD |
Perbedaan ini memengaruhi dividen, hak suara, kustodian, corporate action, pajak, biaya pembiayaan, dan risiko ketika penyedia mengalami masalah. Penyesuaian tunai terkait dividen pada CFD tetap mengikuti ketentuan kontrak dan tidak membuat nasabah menjadi pemegang saham.
Bagaimana Cara Kerja Trading CFD?
- Pilih pasar dan pastikan simbolnya benar. Nama yang mirip belum tentu memiliki spesifikasi yang sama.
- Buka contract specification dan periksa contract size, volume minimum, margin, spread, komisi, swap, serta jam trading.
- Tentukan posisi long atau short berdasarkan analisis, bukan karena leverage tersedia.
- Pilih volume yang membuat kerugian terencana tetap berada dalam batas risiko.
- Hitung nilai nosional dan margin yang dibutuhkan sebelum mengirim order.
- Pasang Stop-Loss dan Take-Profit, tetapi pahami bahwa gap dan slippage dapat membuat eksekusi berbeda dari harga yang diminta.
- Pantau harga, equity, used margin, free margin, dan margin level selama posisi terbuka.
- Tutup posisi secara manual atau melalui order, lalu hitung hasil setelah seluruh biaya.
- Evaluasi slippage, swap, timing, dan kepatuhan terhadap trading plan.
Posisi Long dan Short CFD
Posisi long atau buy memperoleh hasil positif ketika harga referensi naik dan merugi ketika harga turun. Posisi short atau sell memperoleh hasil positif ketika harga turun dan merugi ketika harga naik. Kemampuan membuka sell tidak berarti pasar turun lebih mudah diprediksi.
| Posisi | Ekspektasi | Pergerakan menguntungkan | Pergerakan merugikan |
|---|---|---|---|
| Long / buy | Harga referensi naik | Harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan | Harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan |
| Short / sell | Harga referensi turun | Harga penutupan lebih rendah dari harga pembukaan | Harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan |
Kerugian short dapat meningkat cepat ketika harga melonjak. Laporan earnings, keputusan bank sentral, gangguan pasokan komoditas, atau gap setelah market tutup dapat membuat harga bergerak lebih cepat daripada kemampuan trader menutup posisi.
Lot, Contract Size, dan Nilai Nosional
Lot merupakan satuan volume pada platform. Contract size menjelaskan berapa unit eksposur yang diwakili oleh satu lot. Nilainya tidak sama untuk semua simbol. Satu lot CFD forex, saham, indeks, dan minyak dapat mewakili jumlah yang sangat berbeda.
| Rumus utama Nilai nosional = harga pasar x contract size x jumlah lot. Margin dihitung dari nilai nosional sesuai persentase margin atau aturan leverage. Jangan menganggap 0,01 lot mempunyai arti yang sama pada semua instrumen. |
| Istilah | Arti | Mengapa penting |
|---|---|---|
| Harga pasar | Harga referensi yang digunakan CFD | Menentukan nilai eksposur dan perubahan P/L |
| Contract size | Jumlah unit yang diwakili satu lot | Mengubah volume platform menjadi eksposur ekonomi |
| Lot | Volume yang dipilih trader | Mengalikan profit, kerugian, dan margin |
| Nilai nosional | Total nilai pasar yang dikendalikan posisi | Menunjukkan ukuran risiko sebenarnya |
| Margin | Dana yang dicadangkan untuk mempertahankan posisi | Bukan batas maksimum kerugian |
Contoh Perhitungan CFD
Contoh berikut menggunakan spesifikasi fiktif agar mekanismenya mudah dipahami. Angka ini bukan spesifikasi simbol JustMarkets. Contract size, biaya, dan margin aktual harus dilihat pada platform sebelum order.
| Input | Nilai ilustratif |
|---|---|
| Harga pembukaan | USD 100,00 |
| Contract size | 10 unit per 1,00 lot |
| Volume posisi | 0,50 lot |
| Jumlah ekonomi | 10 x 0,50 = 5 unit |
| Nilai nosional | USD 100 x 5 = USD 500 |
| Asumsi margin | 10% |
| Margin yang digunakan | USD 50 |
| Harga penutupan posisi long | USD 104,00 |
| Hasil harga kotor | (USD 104 – USD 100) x 5 = USD 20 |
| Asumsi biaya spread | USD 1 |
| Asumsi komisi | USD 2 |
| Biaya overnight | USD 0 jika ditutup pada hari yang sama |
| Hasil bersih sederhana | USD 20 – USD 1 – USD 2 = USD 17 |
Posisi tersebut mengendalikan eksposur USD 500 menggunakan margin USD 50. Pergerakan harga 4% yang sesuai arah menghasilkan gross profit setara 40% dari margin sebelum biaya. Pergerakan 4% ke arah berlawanan menghasilkan gross loss USD 20. Inilah alasan margin kecil tidak berarti risiko kecil.
Margin, Leverage, Equity, dan Free Margin
Margin adalah dana yang dicadangkan penyedia untuk mendukung posisi. Leverage menunjukkan hubungan antara eksposur pasar dan modal akun. Jika margin requirement 10%, trader menyediakan margin USD 10 untuk setiap USD 100 nilai nosional, sesuai syarat penyedia.
| Istilah akun | Arti |
|---|---|
| Balance | Nilai akun dari transaksi yang sudah ditutup sebelum P/L posisi terbuka |
| Equity | Balance ditambah atau dikurangi P/L mengambang |
| Used margin | Dana yang dicadangkan untuk posisi leveraged yang masih terbuka |
| Free margin | Equity yang masih tersedia setelah used margin |
| Margin level | Equity dibagi used margin dan biasanya ditampilkan dalam persentase |
Effective leverage lebih berguna daripada hanya melihat leverage maksimum pada iklan. Trader dapat memiliki akses ke leverage tinggi tetapi menggunakan leverage efektif yang lebih rendah dengan mengecilkan ukuran posisi.
Margin Call dan Stop-Out
Ketika posisi merugi, equity turun dan margin level ikut menurun. Margin call dapat menunjukkan bahwa akun mendekati batas tertentu. Stop-out adalah mekanisme yang dapat menutup satu atau beberapa posisi secara otomatis ketika margin level mencapai ambang penyedia. Nilai ambang dan urutan likuidasi berbeda menurut akun.
| Poin risiko penting Margin call tidak selalu berbentuk telepon atau memberi cukup waktu untuk menambah dana. Pada market cepat, akun dapat berpindah dari kondisi sehat ke likuidasi otomatis dalam waktu singkat. Gap juga dapat menyebabkan posisi ditutup lebih buruk dari level Stop-Loss. |
Biaya Trading CFD
| Biaya | Bagaimana muncul | Yang perlu diperiksa |
|---|---|---|
| Spread | Selisih harga bid dan ask | Spread normal dan perubahan saat news atau likuiditas rendah |
| Komisi | Biaya terpisah berdasarkan volume atau nilai transaksi | Apakah dibebankan satu sisi atau dua sisi |
| Swap / overnight | Penyesuaian ketika posisi melewati waktu rollover | Tarif long, short, dan hari triple swap |
| Slippage | Eksekusi berbeda dari harga yang diminta | Aturan market order, stop order, dan gap |
| Konversi mata uang | P/L perlu dikonversi ke mata uang akun | Metode dan kurs konversi |
| Corporate-action adjustment | Penyesuaian terkait dividen, split, atau peristiwa perusahaan | Ketentuan khusus simbol dan penyedia |
Spread terendah yang dipromosikan belum tentu menghasilkan total biaya terendah. Trader intraday lebih sensitif terhadap spread, komisi, dan slippage. Trader yang menahan posisi lebih lama dapat lebih terpengaruh swap dan penyesuaian lain.
Jenis Pasar CFD
| Pasar | Penggerak utama | Risiko penting |
|---|---|---|
| CFD forex | Suku bunga, data ekonomi, bank sentral, arus mata uang | Leverage, volatilitas sesi, rollover, peristiwa politik |
| CFD saham | Earnings, guidance, berita sektor, bursa underlying | Gap earnings, corporate action, tidak ada kepemilikan saham |
| CFD indeks | Kumpulan saham dan sentimen pasar luas | Shock makro, konsentrasi, model harga cash atau futures |
| CFD komoditas | Supply, demand, inventori, cuaca, geopolitik | Gap tajam, perbedaan kontrak, biaya rollover |
| CFD kripto | Harga dan likuiditas aset digital | Volatilitas ekstrem, aturan akhir pekan, tidak ada wallet ownership |
Satu aturan risiko tidak cocok untuk semua pasar. CFD saham dapat gap setelah earnings, CFD minyak dapat bereaksi terhadap data inventori atau geopolitik, sedangkan CFD kripto dapat bergerak cepat di luar jam bursa tradisional.
CFD vs Membeli Aset Dasar

| Fitur | CFD | Kepemilikan aset secara langsung |
|---|---|---|
| Kepemilikan | Tidak memiliki aset referensi | Memiliki efek atau aset sesuai struktur pasar |
| Hak suara | Tidak ada | Dapat tersedia pada saham yang memenuhi syarat |
| Kustodian | Posisi tercatat pada akun penyedia | Aset disimpan melalui sistem custody atau settlement |
| Long dan short | Umumnya tersedia sesuai aturan produk | Short bergantung pada pasar dan izin akun |
| Margin | Umum digunakan | Bergantung pada aset; pembelian cash dapat membutuhkan nilai penuh |
| Biaya pembiayaan | Swap atau overnight dapat berlaku | Biaya custody, pinjaman, atau transaksi berbeda |
| Risiko counterparty | Bergantung pada penyedia dan kontrak | Melibatkan broker, kustodian, emiten, dan infrastruktur pasar |
| Hak corporate action | Hanya penyesuaian kontraktual | Hak mengikuti aset dan kelas saham |
CFD vs Futures, ETF, dan PALN
| Instrumen atau jalur | Struktur | Instrumen atau jalur |
|---|---|---|
| CFD | Derivatif dari penyedia berdasarkan harga referensi | Tidak ada ownership; margin dan biaya mengikuti ketentuan penyedia |
| Futures bursa | Kontrak standar yang diperdagangkan dan dikliring di bursa | Memiliki bulan kontrak, expiry, dan spesifikasi bursa |
| ETF | Efek yang mewakili portofolio atau strategi dana | Investor memiliki unit dana, bukan selalu aset dasar secara langsung |
| Akses terkait PALN | Mekanisme berizin yang terhubung dengan transaksi efek luar negeri | Struktur hukum dan kepemilikan berbeda dari CFD penyedia |
| Pembelian saham asli | Kepemilikan efek melalui broker dan custody chain | Dapat memberikan hak pemegang saham dan settlement bursa |
Perbandingan ini bukan berarti satu jalur selalu paling baik. Instrumen perlu disesuaikan dengan tujuan, pengetahuan, kelayakan hukum, jangka waktu, dan toleransi risiko pengguna.
Siapa Counterparty dalam CFD?
CFD retail umumnya merupakan kontrak over-the-counter dengan penyedia, bukan pembelian langsung di bursa underlying. Penyedia dapat melakukan hedging atas seluruh, sebagian, atau tidak melakukan hedging terhadap eksposur nasabah sesuai model bisnis dan kebijakannya. Karena itu, nasabah perlu membaca execution policy, konflik kepentingan, sumber harga, pengelolaan dana nasabah, dan perlindungan ketika entitas mengalami insolvensi.
Risiko penyedia berbeda dari risiko market. Prediksi harga yang benar tidak menghapus kemungkinan gangguan platform, masalah operasional, perselisihan withdrawal, harga tidak wajar, atau kegagalan perusahaan. Regulasi membentuk kerangka pengawasan, tetapi tidak menjamin profit dan tidak menghilangkan semua risiko.
Bagaimana Memeriksa Regulasi CFD di Indonesia?
Peta pengawasan Indonesia berubah pada 10 Januari 2025 ketika sebagian tugas pengaturan dan pengawasan derivatif keuangan dialihkan dari Bappebti kepada OJK dan Bank Indonesia sesuai jenis underlying dan aktivitasnya. Karena itu, kalimat bahwa semua CFD berada di bawah satu otoritas tidak lagi cukup akurat.
| Underlying atau kegiatan | Konteks yang perlu diperiksa |
|---|---|
| Derivatif dengan underlying efek dalam atau luar negeri, termasuk produk saham dan indeks yang relevan | Ketentuan OJK dan pelaku derivatif efek yang memiliki izin sesuai kegiatan |
| Derivatif berdasarkan produk pasar uang dan valuta asing | Ketentuan Bank Indonesia untuk Pasar Uang dan Pasar Valuta Asing |
| Perdagangan Berjangka Komoditi dalam kewenangan Bappebti | Izin Bappebti, struktur bursa, dan data cek legalitas |
| Akun CFD offshore | Entitas asing, regulatornya, kelayakan nasabah, dan batasan lintas negara |
| Grup dengan beberapa layanan | Setiap produk dan entitas diperiksa terpisah; izin grup tidak otomatis mencakup semua website |
Bagian ini bukan pendapat hukum. Klasifikasi produk dapat kompleks dan aturan dapat berubah. Sebelum deposit, pengguna perlu melihat entitas yang tertulis dalam client agreement dan memeriksanya pada register resmi yang relevan.
Cara Memeriksa Broker dan Produk CFD
- Catat nama perusahaan, nomor registrasi, dan alamat yang tercantum pada perjanjian nasabah.
- Pastikan domain website benar-benar milik entitas tersebut dan bukan clone website.
- Identifikasi jenis produk dan underlying, bukan hanya kata “trading” atau “investment”.
- Periksa regulator dan izin resmi untuk aktivitas yang tepat.
- Baca ketentuan margin, stop-out, eksekusi, konflik kepentingan, dana nasabah, dan risk disclosure.
- Bandingkan spread, komisi, swap, konversi, dan aturan withdrawal sesuai strategi yang akan dipakai.
- Periksa penerima deposit. Permintaan transfer ke rekening pribadi merupakan red flag besar.
- Gunakan demo untuk menguji platform dan support sebelum mengirim dana riil.
- Hindari promosi yang menjanjikan profit tetap, hasil terjamin, atau pemulihan kerugian tanpa risiko.
Cara Memulai Trading CFD untuk Pemula
- Pilih satu pasar dan pelajari jam, berita, serta contract specification-nya.
- Gunakan akun demo untuk berlatih volume, Stop-Loss, Take-Profit, dan cara menutup posisi.
- Hitung nilai nosional dan kerugian maksimum yang direncanakan sebelum order.
- Tentukan position size dari batas risiko, bukan dari leverage maksimum.
- Masukkan spread, komisi, dan overnight cost ke dalam rencana.
- Jangan menahan CFD saham yang belum dipahami melalui earnings atau CFD komoditas melalui berita besar.
- Sisakan free margin dan hindari terlalu banyak posisi yang sangat berkorelasi.
- Catat alasan entry, titik invalidasi, hasil, biaya, dan kualitas eksekusi pada jurnal.
- Berpindah ke akun live hanya setelah memahami bahwa emosi dan slippage dapat berbeda dari demo.
Kesalahan Trading CFD yang Sering Terjadi
| Kesalahan | Mengapa berbahaya | Pendekatan lebih disiplin |
|---|---|---|
| Menganggap CFD memberikan ownership | Trader mengharapkan dividen, custody, atau hak suara yang tidak ada | Baca jenis produk dan ketentuan kepemilikan |
| Hanya melihat margin | Margin jauh lebih kecil dari eksposur pasar | Hitung nilai nosional dan effective leverage |
| Selalu memakai leverage maksimum | Pergerakan kecil dapat menghabiskan equity | Kecilkan volume dan tetapkan batas loss tunai |
| Mengabaikan swap | Biaya posisi jangka panjang dapat menumpuk | Periksa overnight rate sebelum entry |
| Menganggap Stop-Loss pasti di harga yang sama | Gap dan slippage dapat menghasilkan fill lebih buruk | Perhitungkan execution risk dan jangan oversize |
| Memakai satu strategi pada semua CFD | Likuiditas dan event risk berbeda | Buat aturan khusus tiap pasar |
| Memilih broker hanya karena bonus | Promosi dapat menutupi syarat atau withdrawal yang buruk | Utamakan entitas, biaya, eksekusi, dan perlindungan |
| Memercayai hasil terjamin | CFD leveraged selalu memiliki ketidakpastian | Tolak janji profit tetap dan recovery scam |
Trading CFD dengan JustMarkets
JustMarkets menyediakan akses CFD ke beberapa kategori pasar, termasuk Forex, indeks, saham, komoditas, dan aset digital, bergantung pada entitas hukum, lokasi nasabah, jenis akun, dan ketersediaan produk. MT4 dan MT5 dapat digunakan untuk melihat spesifikasi, harga, posisi, margin, dan informasi akun.
Sebelum order, buka specification simbol terbaru dan periksa contract size, minimum lot, margin, spread, komisi, swap, serta jam trading. Kondisi produk dapat berubah dan artikel edukasi tidak menggantikan spesifikasi live atau dokumen hukum. Pemula dapat memakai akun demo untuk mempelajari alur order tanpa mempertaruhkan dana.
Catatan editorial produk
Artikel lama di /id/trading-articles/forex/what-is-cfd-trading sebaiknya ditulis ulang sepenuhnya pada URL yang sama. Framing “fitur dan manfaat” diganti dengan pembahasan mekanisme, biaya, penyedia, regulasi, dan risiko seperti dalam draft ini.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
1
Apa kepanjangan CFD?
CFD adalah Contract for Difference. Nasabah dan penyedia memperhitungkan selisih harga ketika posisi dibuka dan ditutup.
2
Apakah CFD memberikan kepemilikan aset?
Tidak. CFD hanya memberikan eksposur kontraktual terhadap harga dan tidak memindahkan saham, komoditas, aset kripto, atau mata uang kepada trader.
3
Bagaimana cara kerja posisi long CFD?
Posisi long memperoleh hasil positif ketika harga penutupan lebih tinggi dari harga pembukaan dan merugi ketika harga turun, setelah biaya.
4
Bagaimana cara kerja posisi short CFD?
Posisi short memperoleh hasil positif ketika harga penutupan lebih rendah. Jika harga naik, posisi mengalami kerugian.
5
Apa itu lot dan contract size CFD?
Lot adalah volume platform. Contract size menjelaskan jumlah eksposur yang diwakili satu lot. Nilainya berbeda pada setiap simbol.
6
Apa itu nilai nosional?
Nilai nosional adalah total nilai pasar yang dikendalikan posisi. Nilainya biasanya lebih besar daripada margin yang digunakan.
7
Apa itu margin CFD?
Margin adalah dana yang dicadangkan untuk mendukung posisi. Margin bukan biaya dan bukan batas maksimum kerugian.
8
Apa itu leverage?
Leverage adalah hubungan antara eksposur pasar dan modal akun. Leverage memperbesar profit sekaligus kerugian.
9
Apa itu margin call?
Margin call adalah kondisi atau peringatan ketika equity menurun dibanding used margin. Tidak selalu berbentuk telepon pribadi.
10
Apakah Stop-Loss menjamin harga penutupan?
Tidak. Gap dan slippage dapat membuat posisi ditutup pada harga yang lebih buruk dari level Stop-Loss.
11
Apa perbedaan CFD dan saham asli?
Saham asli memberikan ownership atas efek dan dapat memberikan hak pemegang saham. CFD saham hanya mengikuti perubahan harga.
12
Apa perbedaan CFD dan futures?
Futures merupakan kontrak standar di bursa dengan expiry dan spesifikasi bursa. CFD retail umumnya merupakan kontrak OTC dengan ketentuan penyedia.
13
Apa perbedaan CFD dan akses terkait PALN?
CFD adalah derivatif dari penyedia. Akses terkait PALN terhubung dengan mekanisme transaksi efek luar negeri dan dapat memiliki struktur kepemilikan serta regulasi berbeda.
14
Siapa yang mengawasi CFD di Indonesia?
Tidak ada satu jawaban untuk semua produk. Underlying, struktur produk, entitas, dan yurisdiksi menentukan apakah konteks OJK, Bank Indonesia, Bappebti, atau regulator asing relevan.
15
Bisakah CFD ditradingkan melalui MT4 atau MT5?
Bisa jika akun broker menyediakan simbol tersebut. Ketersediaan dan ketentuannya bergantung pada entitas dan jenis akun.
16
Apakah CFD cocok untuk pemula?
CFD adalah produk leveraged yang kompleks. Pemula sebaiknya memahami mekanisme, berlatih melalui demo, dan menerima kemungkinan kerugian cepat sebelum mempertimbangkan akun live.
17
Bisakah kerugian CFD lebih besar dari rencana?
Bisa. Gap, slippage, beberapa posisi, dan pergerakan cepat dapat menghasilkan kerugian lebih besar. Perlindungan saldo bergantung pada ketentuan penyedia dan entitas.